Sebuah pertanyaan muncul dalam benak saya ketika seorang teman perempuan saya mendadak menganggap dirinya (kembali) spesial bagi saya. Bagaimana tidak, Intan (bukan nama sebenarnya) tiba-tiba jadi sok eksklusif. Di sms ga di bales, padahal punya pulsa. Di telpon ga mau, dengan alasan yang katanya ga bisa disebutkan (saat ini). Padahal saya telpon dia, mau curhat tentang masalah pribadi saya (bukan nanya macem-macem ttg dia). Dan saya tahu gelagat nya menuju kearah itu. Memang sih dulu Intan spesial bagi saya. Ceritanya ya pernah jadian gitu deh. Ya tapi sekarang kan dah jadi teman biasa. Jadi buat apa si ngrasa ekslusif, ngrasa kudu jadi superior (dia yang berhak nentuin, kapan saya bisa sms, bisa telpon, bisa kontak dia). Wah, biasa aja kali (penting banget apa dia buat saya?)…..wong sekarang saya emang bener-bener nganggap dia TIDAK SPESIAL kok…..hehe, gitu aja kok repot….
Saturday, November 18, 2006
Thursday, November 16, 2006
Demo untuk Bush
Akhir-akhir ini marak terjadi demonstrasi yang menolak kedatangan Bush ke Indonesia tanggal 20 November yang akan datang. Kebanyakan tentu dari kalangan mahasiswa yang memang sejauh ini menguasai dunia perdemoan. Mengapa harus demo? Mengapa Bush ditolak masuk ke Indonesia?. Kalau saya lihat di berita TV, ada beberapa hal mendasar yang jadi alasan utama. Salah satunya adalah fakta yang tak terbantahkan tentang Amerika (yang dipimpin Bush) telah semena-mena "mengatur" dunia ini. Betapa negara adikuasa ini benar-benar memegang "tongkat sakti" (baca :uang banyak&akal "cerdik" –red) yang digunakan sebagai simbol kekuasaan dan kedigdayaan menguasai dunia, dan "tongkat sakti" ini siap dipukulkan ke siapa saja yang menghalangi sepak terjang Amerika ( atau Bush secara pribadi) menguasai dunia. Sebut saja ke Irak. Yang fakta menyedihkan tentang negeri ini teman-teman dapat lihat selama ini. Para pemdemo (dari beragam latar belakang organisasi kepemudaan, organisasi politik, ormas, BEM) tentu saja tidak menginginkan orang yang selama ini menjadi penjahat perang yang sesungguhnya, datang ke Indonesia. Selain faktor di atas, kedatangan Bush kali ini juga dirasa terlalu diistemewakan oleh pemerintah. Betapa tidak, uang 6 milyar dihamburkan "hanya" untuk membuat landasan helikopter di Kebun Raya Bogor. Padahal, kalau saya pribadi menilai, uang 6 milyar jauh akan lebih bermanfaat bila didermakan saja ke fakir miskin. Coba hitung akan ada berapa ribu orang, saya ulangi, akan ada berapa ribu orang yang akan terbantu. Daripada sekedar memuaskan Bush yang hanya akan di Indonesia tidak lebih dari 12 jam saja. Belum lagi masalah orang-orang yang harus berhenti (atau tepatnya disuruh berhenti) kerja (kayak tukang cendol, es doger,pedagang, dan lainnya). Memang sepertinya pemerintah harus mulai diingatkan agak "keras" kali ini. Selamat berdemo teman-teman. Sepertinya memang Bush ga usah aja datang ke Indonesia. Salam Perlawanan.
Wednesday, November 15, 2006
The Da Vinci Code
Thursday, November 09, 2006
A Beatiful Mind
Wednesday, November 08, 2006
Saturday, November 04, 2006
HANCUR
maap....blog saya lg hancur, tadi salah edit template.
mungkin dalam 2 hari ke depan akan "sembuh" lagi.
mungkin dalam 2 hari ke depan akan "sembuh" lagi.
Subscribe to:
Posts (Atom)



